Sabtu, 13 Oktober 2012

Makna Kata dan Majas Dalam B. Indonesia


Makna Kata

1.     Denotasi
Makna denotasi adalah makna yang sebenarnya yang sama dengan makna lugas untuk menyampaikan sesuatu yang bersifat faktual. Makna pada kalimat yang denotatif tidak mengalami perubahan makna.

Contoh :
- Mas Parto membeli susu sapi.
- Dokter bedah itu sering berpartisipasi dalam sunatan masal.

2.     Konotasi
Makna konotasi adalah makna yang bukan sebenarnya yang umumnya bersifat sindiran dan merupakan makna denotasi yang mengalami penambahan.

Contoh :
- Para petugas gabungan merazia kupu-kupu malam tadi malam.  (kupu-kupu malam = wts)
- Bu Marcella sangat sedih karena terjerat hutang lintah darat.  (lintah darat = rentenir)

3.     Ameliorasi
Ameliorasi (berasal dari bahasa latin melor ‘lebih baik‘) adalah perubahan makna yang mengakibatkan makna yang baru dirasakan lebih baik nilainya daripada makna lama.

Contoh :
- Tanteku sudah mengandung 7 bulan.
            Mengandung lebih baik dari pada Bunting
- Rata-rata wanita itu ingin dipuji.
            Wanita lebih baik dari pada Perempuan

4.     Peyorasi
Peyorasi berarti suatu proses perubahan makna di mana arti yang baru dirasakan lebih rendah nilai rasanya daripada arti lama. Atau, Peyorasi (berasal dari bahasa latin pejor ‘jelek’) adalah kebalikan dari ameliorasi. Peyorasi yaitu makna baru dirasakan lebih rendah nilainya dari arti yang lama.

Contoh :
- Pembantu itu sedang menyapu halaman.
Pembantu dianggap lebih baik dari Pramuwisma
- Joko mempunyai bini bernama Sarah.
            Bini dianggap lebih baik dari pada Istri

5.     Homonim
Homonim adalah kata yang tulisan dan cara pelafalannya sama tetapi memiliki makna yang berbeda.

Contoh :
-Dalam keadaan genting seperti ini, genting rumah ku malah jatuh semua.
genting =keadaan genting = gawat
genting = genting rumah = atap
- Pak Randi pagi ini menjalankan apel, sedangkan tadi malam Sinta diapeli oleh pacarnya.
            apel = apel bendera = upacara
apel = kencan

6.     Homofon
Homofon adalah kata cara pelafalannya sama tetapi penulisan dan maknanya berbeda.
Contoh :
- Setelah membeli sayur kol, Ibu pulang dengan menggunakan colt.
kol = sayur kol = tanaman
kol = naik colt = kendaraan
- Tadi pagi aku pergi ke bank Mandiri diantar oleh bang Ali.
bang = Bang Ali = kakak
bang = Bank Mandiri = lembaga penyimpanan uang

   7.     Homograf
Homograf adalah kata yang tulisannya sama tetapi pelafalan dan maknanya berbeda.
Contoh :
- Wajahku tidak berseri lagi, saat ku tahu ternyata hasil permainannya seri.
seri = berseri-seri = gembira
seri = bermain seri = seimbang
- Saat  temannya melaksanakan apel pagi pak Adi justru sedang santai memamkan apel.
apel = makan apel = buah
apel = apel bendera = upacara

8.     Perluasan Arti (Hipernim)
perluasan arti artinya perubahan makna pada sebuah kata yang dulunya mengandung satu makna khusus, tetapi kemudian meluas.

Contoh :
- Dadang senang makan buah-buahan segar.
- Tukang palak itu sering memalak kendaraan umum yang lewat.

9.     Penyempitan Arti (Hiponim)
Penyempitan arti berarti perubahan makna pada sebuah kata dimana makna yang lama lebih luas daripada makna yang baru.

Contoh :
- Ana memelihara ikan mas koki.
- Charlie suka makan jeruk Bali.

10.   Polisemi
Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata. Satu kata seperti kata "Kepala" dapat diartikan bermacam-macam walaupun arti utama kepala adalah bagian tubuh manusia yang ada di atas leher.

Contoh :
1. "Kepala"
- Guru yang dulunya pernah menderita cacat mental itu sekarang menjadi kepala sekolah  
  smp kroto emas. (kepala = pemimpin).
- Kepala anak kecil itu besar sekali karena terkena penyakit hidrosepalus. (kepala = bagian
  tubuh manusia yang ada di atas).

2. “Darah”
- Saya masih punya hubungan darah dengan keluarga Bu Rani. (darah = kesaudaraan)
- Tubuhnya berlumuran darah setelah kepalanya terbentur tiang listrik. (darah = yang
  berada dalam tubuh)


MAJAS

  1. PERSONIFIKASI
Majas yang melukiskan sesuatu dengan sifat-sifat manusia kepada benda mati.
Contoh : Baru tiga jam perjalanan mobilnya sudah batuk-batuk.

  1. ASOSIASI
Suatu perbandingan tidak langsung, biasanya menggunakan kat (bagai, bagaikan, laksana).
Contoh : Kau pulang bagaikan  harimau kelaparan.

  1. METAFORA
Majas yang melukiskan sesuatu dengan menggabungkan dua hal yang berbeda menjadi pengertian baru, atau dapat juga disebut membandingkan secara langsung.
Contoh : Raja siang itu baru kembali ke peraduannya (raja siang = matahari).

  1. KLIMAKS
Majas yang mengurutkan sesuatu dari yang derajatnya rendah ke yang lebih tinggi.
Contoh : Semua anak-anak, remaja, orang dewasa, dan orang tua berkumpul di kelurahan.

  1. ANTIKLIMAKS
Majas yang mengurutkan sesuatu dari yang derajatnya tinggi ke yang paling rendah.
Contoh : Setiap jam, menit, detik, bahkan setiap saat aku selalu ingat padamu Ibu.

  1. LITOTES
Majas yang di gunakan untuk mengecilkan kenyataan (merendahkan hati).
Contoh : Mampirlah ke gubuk saya (padahal rumahnya sangat bagus seperti istana).

  1. HIPERBOLA
Majas yang bersifat melebih-lebihkan sesuatau.
Contoh : Ibu terkejut setengah mati, ketika mendengar anaknya kecelakaan.

  1. IRONI
Majas yang menyindir secara halus.
Contoh : Wah, bagus sekali tulisanmu sampa-sampai aku sulit membacanya.

  1. SINISME
 Majas yang menyatakan sindiran secara langsung.
Contoh : Kamu itu jelek sekali.

  1. ANTILESIS
Majas yang membandingkan dua hal yang berlawanan.
Contoh : Air susu di balas air tuba.

  1. REPETISI
Majas yang penggunaan kata, frase atau baris tertentu untuk memberi penekanan.
Contoh : Aku ingin pintar, ingin jadi orang jenius, ingin sukses, ingin terkenal untuk
    membahagiakan orang tuaku.

  1. OKSIMORON
Majas yang antar bagiannya menyataka sesuatu yang bertentangan.
Contoh : Cinta membuatnya bahagia, tetapi juga membuatnya sedih.

    13. EUFEMISME

Pengungkapan kata-kata yang dianggap tabu atau kasar dengan kata-kata yang lebih halus dan lebih pantas.
Contoh : Pendengarannya kurang tajam (kata-kata tesebut lebih baik dari pada
   penggunaan kata “budek”).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar